Kategory Banda Aceh

Lihat (335) | Kamis, 1 Januari 1970 07:00:00

Qanun Pertanahan untuk Kearifan Aceh

BANDA ACEH - Akibat munculnya berbagai persoalan status kepemilikan tanah di Aceh, terutama pascatsunami, Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Banda Aceh menyusun rancangan qanun Aceh tentang pertanahan. Tujuannya memberikan kearifan lokal tentang hak milik tanah di Aceh. Anggota tim perumus draft qanun pertanahan, Ria Fitri SH menyampaikan hal itu saat seminar dan konsultasi publik draf qanun pertanahan di Pusat training centre, Unsyiah, Banda Aceh, Selasa (20/1). Menurut dia, meski secara nasional UU pertanahan hak milik tanah telah lama diatur, namun rancangan qanun itu dibuat supaya melahirkan qanun dengan berbagai aturan spesifik tentang pertanahan di Aceh. Hak-hak atas tanah itu meliputi, hak milik, hak guna usaha (HGU), hak guna bangunan (HGB), hingga hak-hak adat. “Rancangan qanun itu...
Lihat (253) | Kamis, 1 Januari 1970 07:00:00

Jaksa alihkan kasus korupsi dengan menangkap aktivis HAM

Sidang aktivis HAM BANDA ACEH - Sejumlah aktivis mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Banda Aceh menuding Kejati NAD mengalihkan proses kasus korupsi pembangunan rumah korban konflik di Aceh, dengan menangkap aktivis HAM."Kami melihat jaksa telah mengalihkan kasus korupsi pembangunan rumah korban konflik, dengan menangkap aktivis HAM," ungkap M. Fauzan Febriansyah tadi malam, koordinator aksi demo, usai mengikuti persidangan terdakwa HB, yang dituduh memecahkan kaca di Kejati NAD beberapa bulan lalu, yang digelar di Pengadilan Negeri Banda Aceh.Puluhan aktivis mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di Banda Aceh yang berbaur dengan masyarakat korban konflik, termasuk di dalamnya kaum wanita, mendatangi Pengadilan Negeri Banda Aceh sejak pukul 10.00.Selain mengusung spanduk dan mel...
Lihat (228) | Kamis, 1 Januari 1970 07:00:00

Eksepsi Hendra tak Sentuh Dakwaan Jaksa

BANDA ACEH - Pengadilan Negeri (PN) Banda Aceh, Senin (19/1), kembali menggelar sidang lanjutan kasus pemecahan kaca kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh, dengan terdakwa Hendra Budian, koordinator aksi masyarakat korban konflik Bener Meriah dan Aceh Tengah.Dalam sidang Senin kemarin, JPU menyampai tanggapan (duplik) atas eksepsi terdakwa Hendra Budian yang dibacakan pada sidang sebelumnya. Jaksa Syarifah R SH dalam sidang tersebut memaparkan, eksepsi yang disampaikan terdakwa dan kuasa hukumnya dari LBH Banda Aceh, pada sidang yang lalu tak sesuai isi dakwaan. Pasalnya, eksepsi terdakwa dan kuasa hukumnya itu lebih kepada penyampaian curahan hati (curhat), bukan jawaban terhadap dakwaan Jaksa. “Alasan eksepsi yang disampaikan terdakwa jelas telah menyentuh pokok perkara, jadi dakwa...
Lihat (175) | Kamis, 1 Januari 1970 07:00:00

Aktivis Gerak Diperiksa Polisi

BANDA ACEH - Seorang aktivis LSM anti korupsi Gerak Aceh, Yulindawati (32), Selasa (6/1) diperiksa di Polsek Baiturrahman. Wanita tersebut diperiksa sebagi saksi terkait dugaan pencemaran nama baik terhadap Rosmanidar, Koordinator BKM Sukaramai. Kanit reskrim Polsek Baiturrahman yang ditanyai wartawan menolak memberi keterangan. Namun, diakui adanya pemeriksaan terhadap Yulidawati diadukan dalam kasus pencemaran nama baik. Kasus tersebut muncuat, setelah aktifitas Yulindawati yang melakukan pendampingan kepada masyarakat di Kelurahan Sukaramai menyangkut dengan dugaan penyimpangan dana di BKM Sukaramai. Dalam pendampingan itu ia juga mengajak wartawan meliput tentang adanya dugaan penyimpangan dimaksud sebagai bagian dari advokasi gerakan. Selain itu, Yulindawati yang akrap dipanggil Lind...
Lihat (350) | Kamis, 1 Januari 1970 07:00:00

KPK Serahkan Draf KKR kepada Pemerintah Aceh

BANDA ACEH - Koalisi Pengungkapan Kebenaran (KPK) menyerahkan rancangan qanun Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi (KKR) yang telah mereka susun kepada Pemerintah Aceh. Draf berisi 60 pasal itu diterima secara simbolis Sekda Aceh, Husni Bahri TOB, di ruang kerjanya, Kantor Gubernur Aceh, Selasa (16/12). Husni Bahri TOB mengatakan, pemerintah menyambut baik pengajuan rumusan qanun KKR dari kalangan sipil Aceh. “Walau nanti tidak seasli yang dirumuskan, tapi rumusan ini akan menjadi bahan masukan dan pertimbangan bagi pemerintah dan DPRA,” ujarnya didampingi Kepala Biro Hukum dan Humas, A Hamid Zein. Husni menambahkan, konsep KKR di Aceh saat ini masih belum menemukan titik yang jelas apakah nantinya akan bersandar pada adat istiadat atau agama. Selama ini, kata dia, ada pola yang...
Lihat (382) | Kamis, 1 Januari 1970 07:00:00

Dosen IAIN Latihan ke Jakarta dan Kanada

BANDA ACEH - Sebanyak delapan dosen Fakultas Syariah dan Fakultas Ushuluddin, IAIN Ar-Raniry Darussalam dilatih manajemen mediasi ke Jakarta dan Kanada. Pelatihan ini betujuan meningkatkan kemampuan dosen seiring akan dibentuknya kepengurusan mediasi di IAIN Ar-Raniry. Pembantu Dekan I Fakultas Syariah IAIN Ar-Raniry, Dr Ridwan Nurdin MCL, kepada Serambi, Rabu (3/12) mengatakan, delapan dosen tersebut masing-masing enam orang dari Fakultas Syariah dan dua orang dari Fakultas Ushuludin. Empat orang akan dilatih pada sejumlah pusat mediasi Kanada dan selebihnya di Jakarta. Sebagian peserta telah berangkat beberapa waktu lalu dan akan kembali setelah lebaran Idul Adha tahun ini. Program pelatihan manajemen mediasi ini dibantu oleh Canada International Development Agen (CIDA). “Sebagai...
Lihat (377) | Kamis, 1 Januari 1970 07:00:00

Aktivis Bagikan Bibit

Peringatan Hari Pohon Sedunia BANDA ACEH - Puluhan aktivis lingkungan di Banda Aceh membagikan bibit tanaman di kawasan Simpang Lima Banda Aceh, Jumat (21/11). Mereka juga menggelar atraksi manusia pohon, serta pembagian selebaran dan stiker kepada pengguna jalan. Aksi ini digelar bertepatan dengan hari pohon sedunia yang diperingati setiap 21 November. Aksi simpatik para aktivis lingkungan itu digelar untuk mengampanyekan kecintaan terhadap lingkungan. Tak kurang 500 bibit tanaman dibagikankepada pengguna jalan yang melintas di kawasan Simpang Lima, Banda Aceh, pagi kemarin. Jenis bibit tanaman yang dibagikan di antaranya bibit pohon mahoni dan trambesi. Selain itu, mereka juga membagikan bibit tanaman keras khas Aceh, seperti mimba dan beunot. “Polusi udara dan buangan limbah di ...
Lihat (332) | Kamis, 1 Januari 1970 07:00:00

Muncul Dua Versi SK Pembentukan Pansus

BANDA ACEH - Majelis Hakim Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Banda Aceh, yang menggelar sidang lanjutan gugatan calon anggota KIP Aceh Timur terhadap Ketua DPRK setempat, Selasa (11/11), dibingungkan dengan kemunculan dua versi Surat Keputusan DPRK Aceh Timur No.38 Tahun 2008. Surat yang memuat tentang Pembentukan Pansus Uji Kepatutan dan Kelayakan Calon Anggota Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh Timur itu, diterima majelis hakim dalam dua versi tanggal yang berbeda. Bukti surat yang diajukan pihak tergugat tercantum tanggal 26 Mei 2008, dan yang diajukan oleh pihak penggugat tertanggal 27 Mei 2008. “Padahal nomor dan objeknya sama,” ujar Nasrifal, ketua majelis hakim yang memimpin persidangan tersebut. Mengenai hal ini, Fuadi (selaku penggugat) saat dimintai tanggapann...
Lihat (364) | Kamis, 1 Januari 1970 07:00:00

Korban Konflik Kembali Demo Kejaksaan

BANDA ACEH - Seratusan korban konflik asal Bener Meriah dan Aceh Tengah untuk keempat kalinya menggelar unjuk rasa. Masih mengusung tiga tuntutan sebelumnya, mereka mendesak jaksa mengusut dugaan penyimpangan dana pembangunan seribuan rumah korban konflik. Kali ini, desakan itu mengarah ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Banda Aceh. Rumah dimaksud bantuan Badan Reintegrasi Aceh (BRA) untuk korban konflik di dua kabupaten itu. Pembangunannya pada 2005 lalu. Pada 2007 dan Juli 2008 lalu, desakan ini pernah disampaikan ke Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh. Selain tuntutan dimaksud, massa meminta jaksa tak menahan, bahkan tidak memproses hukum Hendra Budian, koordinator aksi tiga kali sebelumnya. Mereka menyampaikan permintaan itu, saat tim Poltabes Banda Aceh menyerahkan Hendra dan barang bukti ke K...
Lihat (177) | Kamis, 1 Januari 1970 07:00:00

Tergugat Minta Bupati Dihadirkan ke Persidangan

Sidang Lanjutan Gugatan KIP Aceh Timur BANDA ACEH - Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Banda Aceh, Selasa (4/11) kembali menggelar sidang lanjutan atas gugatan yang diajukan lima calon anggota Komisi Independen Pemilihan (KIP) Aceh Timur (Fuadi SH MH Cs) terhadap ketua DPRK setempat dan ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pusat. Dalam sidang lanjutan dengan agenda menghadirkan saksi dari pihak penggugat itu, kuasa hukum tergugat satu (Ketua DPRK), Muslim A Gani meminta majelis hakim agar menghadirkan Bupati Aceh Timur sebagai salah satu saksi dari pihak tergugat satu. “Kami meminta kepada majelis hakim untuk menghadirkan saudara bupati pada sidang selanjutnya guna memberi keterangan menyangkut dengan penandatanganan SK tersebut,” papar Muslim A Gani. Menanggapi permohonan kua...
« Previous | 1 | 2 | 3 | 4 | 5 | Next » | »»»

Jajak Pendapat

Tampilan dan Isi Website Ini

 

Buku Aceh

Tawaran Model Penyelesaian Pelanggaran HAM Berat Aceh
MELAWAN PENGINGKARAN
Index Buku terbitan kontraS

Buku Tahunan

Laporan Tahunan Perkembangan Hukum Dan Ham Di Aceh Tahun 2006
BUKU TAHUNAN

Laporan Tahunan Potret Buram Pemenuhan Hak Bantuan Hukum Aceh 2007
BUKU TAHUNAN

Index Buku Terbitan LBH Banda Aceh
 

Laporan Tahunan "Suara Korban Yang Terabaikan" Perkembangan Hukum dan HAM Aceh Tahun 2008
BUKU TAHUNAN

Index Buku Terbitan LBH Banda Aceh
 

Rancangan Qanun

Rancangan Qanun Aceh Tentang Pertanahan
RAQAN
Index Buku terbitan LBH ACEH

Mitra

layanan SMS

LBH Aceh

Cafod

Info

Pemerintah Aceh Berwenang Mengatur Hak Atas Tanah

Pemerintah Aceh berwenang mengatur hak atas tanah, dan merupakan bidang yang secara otonom menjadi kewenangan Pemerintah Aceh. Ini sesuai pasal 213 ayat (2) Undang Undang No.11 Tahun 2006 tentang Pemerintahan Aceh. Dalam pasal tersebut disebutkan Pemerintah Aceh dan/atau pemerintah kabupaten/kota berwenang mengatur ....

Selengkapanya »

Skandal Rp 20 Milyar Pemkab Aceh Utara

Polda Metro Jaya Terus Kejar Pelaku JAKARTA- Kabid Humas Polda Metro Jaya, AKBP Chishnanda Dwi Laksana mengatakan, polisi terus melakukan pengembangan terhadap kasus bobolnya uang Pemerintah Kabupaten Aceh Utara, senilai Rp 20 miliar di rekening Bank Mandiri, Jelambar Jakarta Barat. Bahkan saat ini para saksi terus dilakukan pemeriksaan .....

Selengkapanya »

Problem Investasi di Bidang Pertanahan

Pada dasarnya bumi, air dan kekayaan alam di negara kita dikuasai oleh Negara. Penguasaan oleh Negara bertujuan untuk mencegah terjadinya hegemoni oleh pihak swasta ataupun perseorangan yang kuat terhadap yang lemah. UU No. 5 Tahun 1960 tentang Pokok-pokok Agraria (UUPA) telah menyebutkan dasar penguasaan oleh Negara Penguasaan oleh Negara......

Selengkapanya »

Pertanahan di Aceh, "Pekerjaan Rumah" Pemerintah ...

A. Problem Pertanahan di Aceh. Permasalahan pertanahan adalah suatu permasalahan yang cukup complek dan membutuhkan waktu yang panjang dalam penyelesaiannya, sejak orde lama sampai dengan masa reformasi sekarang masih banyak permasalahan pertanahan yang masih belum terselesaikan. Tidak dapat di sangkal lagi, bahwa dengan berlakunya......

Selengkapanya »

DUKUNG KPK

INFO PUSTAKA


KETIKA PENYELENGGARAAN PEMERINTAHAN MENYIMPANG (Mal Administrasi di Bidang Pertanahan)

Buku ini membahas masalah pelayanan administrasi pertanahan ole pemerintah. Fokus pembahasan terletak pada praktek mal administrasi dalam pelayanan pengurusan pertanahan.
Selengkapanya »

Prinsip-Prinsip REFORMA AGRARIA Jalan Penghidupan dan Kemakmuran Rakyat

Berisi bunga rampai mengenai gambaran mengenai problem agraria di tingkat lokal dan nasional, serta masalah konsepsi reforma agraria.
Selengkapanya »

INSTRUMEN INTERNASIONAL POKOK
HAK ASASI MANUSIA

Buku ini memuat hampir semua instrumen utama hak-hak asasi manusia (HAM) dunia. Mulai dari deklarasi, instrumen tambahan yang terkait dan mengikat sampai sejumlah deklarasi yang tidak mengikat lainnya...
Selengkapanya »

ETIKA POLITIK
(Prinsip-prinsip Moral Dasar Kenegaraan Modern)

Dalam delapan belas bab buku ini Dr. Franz Magnis-Suseno membahas masalah-masalah metode, legitimasi, hukum dan negara, positivisme hukum, hak asasi manusia dan kebebasan suara hati......
Selengkapanya »