Kategory Aceh Barat Daya
Lihat (1252) | Kamis, 1 Januari 1970 07:00:00
Perkara Sengketa Tanah di Abdya, PN Tapaktuan Belum Berpihak pada Rakyat
Terkait sengketa ganti rugi tanah di Pulo Kayu, Kecamatan Susoh, Kabupaten
Abdya, untuk perluasan Bandar Udara Kuala Batu, antara pemerintah daerah
dengan warga setempat, Pengadilan Negeri (PN) Tapaktuan, Senin
(15/9), yang dimintai menetralisir masalah tersebut, memutuskan perkara
itu bukan wewenangnya, melainkan melalui Pengadilan Tata Usaha Negara
(PTUN).
Keputusan para hakim yang diketuai Syaiful Arif, SH, yang sudah
berjalan sekitar sepuluh bulan itu, dinilai sangat tidak adil.
Pasalnya, pada persidangan awal, Februari lalu, hakim sempat menolak
eksepsi tergugat (Pemda Abdya) yang mengajukan perkara ini diselesaikan
pada PTUN. Namun, sekarang malah b...
Lihat (978) | Kamis, 1 Januari 1970 07:00:00
Seputar Penyerobotan Tanah, Gugatan Warga "Kandas"
Keinginan empat warga Pulo kayu Kecamatan
Susoh Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) untuk memeroleh tanah yang
diserobot pemkab setempat “kandas”, menyusul penolakan hakim PN
Tapaktuan untuk memeriksa perkara itu.
Meski telah menjalani persidangan selama 10 bulan, Senin (15/9),
ketiga majelis hakim Saiful Arif SH, Dady Suryadi SH dan Tuti Anggraini
SH menyatakan bahwa mereka tidak berwenang memeriksa perkara itu. “PTUN
Banda Aceh yang berwenang,” sebut majelis hakim dalam putusan.
Siti Amra (70 tahun), Mailis Yusni (35), Ismail Idris (49) dan M
Amin (60) hanya bisa bengong. kuasa hukumnya dari YLBHI Pos Meulaboh
heran.
“Kami melihat telah terjadi kejanggalan dan ada pihak-pihak yang
telah mengintervensi pada kebijakan serta tahap keputusan majelis
hakim, sehi...
Lihat (783) | Kamis, 1 Januari 1970 07:00:00
Rumah Diruntuhkan, Nek Siti Masuk Rsu
BLANGPIDIE - Wanita Lansia Siti Amrah (70)
atau akrab disapa dengan Nek Siti, tadi malam, dilarikan ke RSUD Abdya,
Blangpidie. Nek Siti yang memang sedang sakit itu dikabarkan shock,
saat petugas dari Pemkab Abdya menggusur paksa rumahnya, menjelang
senja kemarin.
Ibarat pepatah, Nek Siti bertekad mempertahankan hartanya hingga
’titik darah terakhir‘. Dan iapun akhirnya dibopong keluar dari
rumahnya, oleh petugas Satpol PP Abdya, sebelum rumah sederhana itu
diratakan dengan tanah. Rumah dan tanah Nek Siti itu sendiri awalnya
adalah tanah negara, yang kini hendak digunakan untuk perluasan Bandara
Kuala Batu.
Nenek yang sudah ditinggal mati suaminya (Waki Nyaklan) itu,
ketika rumah mulai diruntuhkan tidak bersedia ke luar dari rumahnya.
Menurutnya, ia rela mati demi mempertahan...
Pengunjung
Total hits
Bulan ini








Takengon - Hamdani dan Idrus Sahputra selaku Koordinator I dan II Lembaga Swadaya Masyarakat Jaringan Anti Korupsi-Gayo (LSM Jang-Ko) kembali memenuhi panggilan penyidik Polres Aceh Tengah pada hari Selasa 03 Agustus 2010 untuk di mintai keterangan kembali selaku tersangka dalam perkara Tindak Pidana Pencemaran Nama Baik (pasal 310 dan 311 KUHPidana) terhadap...
Banda Aceh - Terkait dengan pemberitaan di media massa tentang masyarakat miskin yang jadi pasien di Rumah Sakit Umum Cut Nyak Dhien Meulaboh, Aceh Barat yang menggunakan fasilitas Jaminan Kesehatan Aceh (JKA) harus mengeluarkan uang sebesar Rp 300.000; untuk membeli obat dari dokter yang akan mengoperasi. Program JKA.....
Banda Aceh - Terkait pemberitaan tentang pemerasan yang dilakukan oleh jaksa terhadap saksi dalam kasus korupsi proyek pembibitan sapi Brahman Cross di desa Padang Lageun, kecamatan Setia Bakti, Aceh Jaya. Lembaga Bantuan Hukum Banda Aceh meminta kepada pihak Kejaksaan Tinggi Aceh dan Kejaksaan Agung melalui bagian pengawasan di instusi kejaksaan untuk melakukan pemeriksaan ......
Meulaboh - Koordinator Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Banda Aceh Pos Meulaboh, Chairul Azmi SH mengungkapkan, bahwa dalam Undang-undang Republik Indonesia nomor 20 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional (Sisdiknas) sudah jelas diatur bahwa bagi penyelenggara pendidikan yang didirikan tanpa izin, maka dapat dipidana penjara paling lama 10.........
